Bayang Semu

by - November 25, 2013


Aku mendekat, kau menjauh. Aku menjauh, kau semakin menjauh dariku. Aku tahu, aku memang tak pernah ada dalam kehidupanmu. Aku tahu, aku memang bukan siapa-siapa untukmu. Aku juga tau, bahwa kau tak pernah menganggapku ada. Kau tak pernah melihat segala ketulusan-ku. Aku memang selalu ada untukmu, tapi bagimu aku tak ada. Tak pernah ada. Bagimu, aku hanya seperti bayangan gelap yang tak terlihat. Nyatanya, bayangan itu ada. Tapi, ia tak pernah menunjukkan kepadamu bahwa sebenarnya bayangan itu selalu ada untukmu. Sebenarnya bayangan itu ingin selalu berada disampingmu dalam wujud nyata, bukan dalam wujud bayangan semu yang samar-samar dan tak jelas keberadaannya. Bayangan itu ingin sekali bisa meraihmu, menggapaimu, menggenggam tanganmu dalam nyata. Tapi, nyatanya ia tak dapat meraihmu. Ia hanyalah bayangan semu yang tak nyata bagimu. Bahkan kau sendiri pun tak pernah melihat ke bawah dan menundukkan kepala sejenak untuk melihat sisi bayangmu. Bayangan itu rasanya tak berguna, tak terlihat, tak tersentuh, tak berarti…………………………………………… BAGIMU!

Tanpa kau sadari, bayangan semu itu selalu ada disampingmu, didekatmu. Tapi, rasanya kau tak pernah memperdulikan bayangan itu. Tak pernah!Mengertikah engkau bahwa bayangan itu tak dapat berbuat apa-apa. Ia hanya akan selalu berada disampingmu dan akan selalu mengikuti gerak-gerik disetiap langkahmu, meskipun kau tak pernah melihatnya dan selalu menginjaknya, bahkan mengabaikannya. Aku selalu diabaikan, terabaikan olehmu. Tapi, apalah daya? Inilah aku, aku hanyalah bayangan semu-mu.

Sadarkah engkau? Apakah kau tak pernah menyadari itu semua?
Ah sudahlah! Aku tahu, kau tak akan pernah menganggapku ada. Aku tahu, kau tak membutuhkanku. Aku tahu, aku tak berarti apa-apa di matamu.
Maafkan aku, jika selama ini aku bayangan semu-mu selalu membuatmu susah, selalu membuatmu repot, selalu membuatmu merasa terganggu. Maafkan aku!



Bayangan Semu-mu.

You May Also Like

0 komentar